Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Festival Ceria Imlek

Berikut kutipan berita dari Bangka Pos. Mengenai festival ceria imlek yang baru diadakan kemarin. sumber foto dari aksansanjaya.

Festival Ceria Imlek Ceria 2010, hari ini (Sabtu, 27/2) malam, digelar di Air Kenanga, Sungailiat.Perayaaan Festival Ceria Imlek Ceria 2010 ini akan digelar di antaranya berupa replika naga sepanjang 300 meter, dengan kulit yang ditutupi 20 ribu kue keranjang.



“Kegiatan dalam rangka Imlek ini merupakan agenda pariwisata yang ada di Kabupaten Bangka,” ujar Asep Setiawan, Kabag Humas dan Protokol Setda Bangka kepada Bangka Pos Group, kemarin.

Asep mengatakan, festival Ceria Imlek ini, rencananya akan dihadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik. Selain itu, kegiatan Festival Ceria Imlek ini akan dilakukan pencatatan rekor MURI terhadap replika naga sepanjang 300 meter, dimana terdapat 20 ribu kue keranjang, yang akan menjadi bagian dari kulit naga.

“Pembuatan replika naga dengan diameter 1,7 dan 2 meter serta kue keranjang ini menghabiskan dana sekitar Rp 149 juta,” ujarnya.Dilaksanakannya kegiatan ini, kata Asep, tentunya untuk melestarikan budaya yang ada di Bangka, sehingga antara pemerintah dan masyarakat harus saling mendukung dalam pelestarian budaya.
“Kue ini akan dibagikan langsung kepada masyarakat selesai pencatatan rekor MURI itu. Kita berharap agenda ini akan meningkatkan daya tarik pariwisata di Kabupaten Bangka,” ucapnya.





Ia menambahkan, sebelum dilasanakannya pembukaan fastival Ceria Imlek, Sabtu (27/2) sore, akan dilakukan peresmian kelenteng Dharma Bakti yang ada di depan Bioskap Fajar Sungailiat.“Kelenteng tertua ini akan menjadi cagar budaya di Kabupaten Bangka,” ungkap Asep.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga akan ada parade seni budaya yang disuguhkan khusus untuk bapak Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, dengan mengkolaborasikan sanggar seni budaya yang ada di Kabupaten Bangka dan juga grup-grup barongsai.



“Ada juga nyayian mandarin dan melayu, yang dikolaborasikan dalam satu paket, yakni pagelaran seni budaya daerah. Acara ini juga akan dimeriahkan dengan pesta kembang api dan penampilan artis ibukota,” tutur Asep, sembari menyatakan antusias dan dukungan masyarakat dalam mendukung kegiatan Ceria Imlek ini sangatlah besar.
“Sementara support dari Kabupaten dan provinsi hanya sekitar 30 persenan,” ujarnya. (sas)

2 komentar untuk "Festival Ceria Imlek"

catatann azhari 8 Mei 2010 pukul 12.22 Hapus Komentar
semoga tradisi semacam ini bisa lestari...kite patut bangga...kalo sampai keanak cucu kite kelak tradisi kayk ni mash ade..salam hangat bang.
bloggerbangka 17 Mei 2010 pukul 10.40 Hapus Komentar
salam hangat juga...semoga tetep lestari kite punye adat dan tradisi...